Kamis, 16 April 2015

Statistik dan Probabilitas Menghitung Volume / Ukuran Video Film

Menghitung Volume / Ukuran Video FILM
Jurnal Matematika Diskrit
Disusun Oleh :
Nama                           : Ade Indra
NPM                           : 13060003
Jurusan                        : Teknik Informatika B
Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Jalan Mayor Syamsu No. 1 Telp. (0262) 232773 - Fax. (0262) 232332
Tarogong Kidul Garut – 44151
     Abstrak : Matematika atau ilmu hitung pada dasarnya digunakan dalam berbagai aspek kehidupan sehari hari, baik itu disadari atau pun tidak, matematika memiliki peran besar didalam kehidupan. 

Salah satu cabang matematika adalah statistika. Statistika merupakan cabang matematika yang berkenaan dengan data. Penghitungan data sering menggunakan statistika agar dalam pelaksanaanya lebih efektif dan efisien. Salah satu pemanfaatan statistika dalam kehidupan sehari-hari adalah seperti ibu-ibu yang biasa menghitung pengeluaran kebutuhan rumah tangga tiap bulannya, atau juga pada pemilu (pemilihan umum) di Indonesia biasanya setelah pemilihan selesa dilakukan penghitungan, dan penghitungan tersebut biasa menggunakan ilmu statistika. Sedangkan dalam bidang industri, statistika sering digunakan untuk menentukan keputusan. Contohnya berapa jumlah produk yang harus diproduksi dalam sehari berdasarkan data historis perusahaan, apakah perlu melakukan pengembangan produk atau menambah varian produk, perlu tidaknya memperluas cabang produksi, dll. Sehingga, disadari atau tidak, statistika juga ikut berperan dalam kehidum manusia sehari-hari.

Kata Kunci : Distribusi Frekuensi, Motor, Statistika dan Probabilitas
1. Pendahuluan
1.1. Latar Belakang
Penggunaan istilah statistika berakar dari istilah istilah dalam bahasa latin modern statisticum collegium ("dewan negara") dan bahasa Italia statista ("negarawan" atau "politikus").
Gottfried Achenwall (1749) menggunakan Statistik dalam bahasa Jerman untuk pertama kalinya sebagai nama bagi kegiatan analisis data kenegaraan, dengan mengartikannya sebagai "ilmu tentang negara (state)". Pada awal abad ke-19 telah terjadi pergeseran arti menjadi "ilmu mengenai pengumpulan dan klasifikasi data". Sir John Sinclair memperkenalkan nama (Statistics) dan pengertian ini ke dalam bahasa Inggris. Jadi, statistika secara prinsip mula-mula hanya mengurus data yang dipakai lembaga-lembaga administratif dan pemerintahan. Pengumpulan data terus berlanjut, khususnya melalui sensus yang dilakukan secara teratur untuk memberi informasi kependudukan yang berubah setiap saat.
Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 statistika mulai banyak menggunakan bidang-bidang dalam matematika, terutama peluang. Cabang statistika yang pada saat ini sangat luas digunakan untuk mendukung metode ilmiah, statistika inferensi, dikembangkan pada paruh kedua abad ke-19 dan awal abad ke-20 oleh Ronald Fisher (peletak dasar statistika inferensi), Karl Pearson (metode regresi linear), dan William Sealey Gosset (meneliti problem sampel berukuran kecil). Penggunaan statistika pada masa sekarang dapat dikatakan telah menyentuh semua bidang ilmu pengetahuan, mulai dari astronomi hingga linguistika. Bidang-bidang ekonomi, biologi dan cabang-cabang terapannya, serta psikologi banyak dipengaruhi oleh statistika dalam metodologinya. Akibatnya lahirlah ilmu-ilmu gabungan seperti ekonometrika, biometrika (atau biostatistika), dan psikometrika.
Meskipun ada pihak yang menganggap statistika sebagai cabang dari matematika, tetapi sebagian pihak lainnya menganggap statistika sebagai bidang yang banyak terkait dengan matematika melihat dari sejarah dan aplikasinya. Di Indonesia, kajian statistika sebagian besar masuk dalam fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam, baik di dalam departemen tersendiri maupun tergabung dengan matematika. Pada penggunaanya, statistika mempermudah pengolahan data yang panjang dan tidak teratur, sehingga menjadi lebih efektif dan efisien ketika diolah.
1 2. Rumusan Masalah
Yang menjadi rumusan masalah adalah seperti apa pemanfaatan statistika dalam kehidupan sehari-hari?
1.3. Tujuan
·         Sebagai pemenuhan salah satu tugas Mata Kuliah Matematika Diskrit
·         Sebagai bahan pembelajaran bagi penulis dalam mengetahui tentang statistika
·         Memberikan informasi bagi pembaca seputar manfaat statistika dalam kehidupan sehari hari
·         Mencoba mengaplikasikan konsep konsep dasar statistika dan yang buat dalam tabel dan grafik

2. Landasan Teori
2.1. Statistika
Dalam arti luas (statistic inferensi/induktif) adalah alat pengumpul data, pengolah data, menarik kesimpulan, membuat tindakan berdasarkan analisis data yang dikumpulkan dan hasilnya dimanfaatkan / digeneralisasi untuk populasi.
Bidang keilmuan statistika adalah sekumpulan metode untuk memperoleh dan menganalisa data dalam pengambilan suatu kesimpulan. Meski merupakan cabang ilmu matematika, statistika memiliki perbedaan mendasar pada logikanya. Jika matematika menggunakan logika deduktif, sementara statistic menggunakan logika induktif.
Logika statistika, dengan demikian sering disebut dengan logika induktif yang tidak memberikan kepastian namun member tingkat peluang bahwa untuk premis-premis tertentu dapat ditarik kesimpulan, dan kesimpulannya mungkin benar mungkin juga tidak. Langkah yang ditempuh dalam logika statistika adalah :
1.      Observasi dan eksperimen
2.      Munculnya hipotesis ilmiah
3.      Verifikasi dan pengukuhan dan berakhir pada
4.      Sebuah teori dan hukum ilmiah (Cecep Sumarna, 2004:98)

2.2. Distribusi Frekuensi
Data yang diperoleh dari suatu penelitian yang masih berupa random dapat disusun menjadi data yang berurutan satu per satu atau berkelompok, yaitu data yang telah disusun ke dalam kelas-kelas tertentu. Tabel untuk distribusi frekuensi disebut dengan Tabel Distribusi Frekuensi atau Tabel Frekuensi saja. Jadi, distribusi frekuensi adalah susunan data menurut kelas-kelas interval tertentu atau menurut kategori tertentu dalam sebuah daftar. Distribusi Tunggal adalah satuan-satuan unit, urutan tiap skor, atau tiap varitas tertentu. Daftar yang memuat data berkelompok disebut distribusi frekuensi kelompok atau tabel frekuensi bergolong. Distribusi bergolong terdiri atas beberapa interval kelas dalam penyusunannya. Selanjutnya, dari distribusi frekuensi dapat diperoleh keterangan atau gambaran dan sistematis dari data yang diperoleh.
2.3. Tabel
Tabel adalah daftar yang berisi sejumlah informasi berupa kata-kata dan bilangan, yang tersusun berturut ke bawah dalam kolom dan baris tertentu.
Tujuan dibuat tabel :
  1. dapat memberikan banyak informasi secara ringkas
  2. mempermudah pembaca dalam memahami bacaan

2.4. Grafik
Grafik adalah gambaran pasang surut keadaan dengan garis atau gambar. Bagan adalah gambar rancangan, skema, alat peraga grafik untuk menyajikan data agar mempermudah tafsiran.
Manfaat grafik :
1.      menunjukkan fakta dengan jelas dan mudah dipahami
2.      menjadikan proses komunikasi lebih cepat dan menarik
3. Kerangka Kerja
Pertama – tama penulis menentukan judul apa yang cocok untuk diterapkan pada penghitungan statistik yang akan dibuat. Setealah itu dilakukan penghitungan secara manual untuk mendapatkan data yang akan dihitung, jumlah data yang diambil penulis adalah sebanyak 50 buah data. Data – data tersebut didapat dengan nilai yang acak / tidak beraturan, oleh karena itupenulis mengelompokkannya ke dalam interval-interval kelas yang sama panjang, membuat turus (tally), untuk menentukan sebuah nilai termasuk ke dalam kelas yang mana, menghitung banyaknya turus pada setiap kelas, kemudian menuliskan banyaknya turus pada setiap kelas sebagai frekuensi data kelas tersebut yang dtuulis dalam kolom frekuensi, dan langkah – langkah tersebut digambarkan pada sebuah tabel dan grafik yang akan diperinci pada sub judul 4.
4. Hasil dan Pembahasan
Pemanfaatan Teori Statistika yang saya ambil adalah penghitungan Volume/Ukuran Video Film.Data diambil secara manual dengan interval waktu setiap melihat video sebagai berikut :

NO
Ukuran Video / Film
1
24,6
2
31,0
3
11,0
4
40,6
5
54,1
6
40,5
7
49,1
8
47,1
9
39,7
10
70,1
11
73,4
12
74,5
13
81,3
14
80,1
15
70,0
16
69,7
17
58,2
18
54,7
19
81,9
20
13,9
21
22,1
22
26,8
23
76,6
24
14,0
25
43,6
26
60,0
27
78,5
28
61,0
29
72,0
30
70,0
31
43,2
32
43,2
33
13,0
34
27,0
35
56,0
36
30,0
37
66,0
38
45,0
39
53,1
40
32,0
41
35,8
42
39,9
43
40,0
44
39,0
45
43,8
46
13,0
47
52,4
48
11,4
49
72,0
50
40,0


Menghitung, Nilai Minimal, Maksimal, Range, jumlah kelas, dan Interval.
Tabel Distribusi Frekuensial
Nilai Maximal
81,9
Nilai Minimal
11,0
Range
70,9
Kelas
6
Interval
11,8

Merekap data kedalam tabel
Tepi Bawah
Tepi atas
Frekuensi
11,0
22,7
7
11,0
34,5
6
11,0
46,4
13
11,0
58,2
8
11,0
70,0
6
11,0
81,9
10

Tabel Distribusi Frekuensi Relatif
Rekap Data Dalam Tabel
Tepi Bawah
Tepi atas
Frekuensi
Frekuensi relatif
11,0
22,7
7
14%
22,8
34,5
6
12%
34,6
46,4
13
26%
46,5
58,2
8
16%
58,3
70,0
6
12%
70,1
81,9
10
20%
TOTAL
50
100%


Tabel Distribusi Frekuensi Relatif
Histogram frekuensi
Tepi Bawah
Tepi atas
Batas Bawah
Batas Atas
frekuensi
11,0
22,7
10,5
23,2
7
22,8
34,5
22,3
35,0
6
34,6
46,4
34,1
46,9
13
46,5
58,2
46,0
58,7
8
58,3
70,0
57,8
70,5
6
70,1
81,9
69,6
82,4
10
                                              

Poligon Frekuensi

Tepi Bawah
Tepi atas
nilai tengah
frekuensi



0
11,0
22,7
22,4
7
22,8
34,5
40,1
6
34,6
46,4
57,8
13
46,5
58,2
75,6
8
58,3
70,0
93,3
6
70,1
81,9
111,1
10



0

Grafik Histogram
















Grafik Poligon Frekuensi
  












Ogif
Kurang dari
Frekuensi komutatif
< 10,9
0
< 22,7
7
34,5
13
< 46,4
26
< 58,2
34
70,0
40
< 81,9
50

Grafik


OGIF
Lebih dari
Frekuensi komutatif
< 10,9
50
< 22,7
43
< 34,5
37
< 46,4
24
< 58,2
16
< 70,0
7
< 81,9
0

Grafik



















5. Kesimpulan
Statistika secara singkat bisa disebut sebagai ilmu yang berkenaan dengan data, baik itu merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. dalam penghitungannya statistika ikut berperan penting dalam efektifitas dan efisiensi pengolahan data yang memiliki nilai acak dan tidak teratur, sehingga menjadi lebih rapih dan mudah dipahami baik bagi penulis ataupun bagi para pembaca.

                                                        6. Daftar Pustaka
Distribusi Frekuensi. (2013, Agustus 26). Diakses pada 2015, Maret 18 dari https://www.google.com/ di World Wide Web : https://teorionline.wordpress.com/2013/08/26/distribusi-frekuensi/
Distribusi Frekuensi dan Grafik. Diakses pada 2015, Maret 19 dari https://www.google.com/ di World Wide Web : https://hedyansabila.wordpress.com/distribusi-frekuensi-dan-grafik-2/
Tabel dan Grafik. (2012 Desember 23). Diakses pada 2015, Maret 19 dari https://www.google.com/ di World Wide Web : https://yokmaribelajar.wordpress.com/2012/12/23/tabel-dan-grafik/